Senin, 27 April 2015

Manusia dan Cinta Kasih



Cinta kasih adalah perasaan suka (sayang) kepada seseorang yang disertai dengan menaruh belas kasihan. Dengan denikian dua kata cinta dan kasih memiliki arti tersendiri. Cinta lebih mengandung pengertian mendalamnya rasa, sedangkan kasih bersumber dari cinta yang mendalam. Cinta sendiri member arti memiliki peranan penting dalam suatu kehidupan, sebab cinta merupakan landasan dalam kehidupan perkawinan. Cinta juga bisa diartikan dalam arti lain yaitu pengikat yang kokoh antara manusia dan tuhannya sehingga manusia menyembah tuhan dengan ikhlas, dan mematuhi perintahnya.
Dalam buku seni mencintai karya Erich Fromm bahwa cinta itu memberi, bukan menerima. Dan memberi merupakan ungkapan yang paling tinggi dari kemampuan, dan yang terpenting dalam hal member adalah yang manusiawi. Kalau diamati secara seksama bahwasanya dalam hal cinta sudah sepatutnya kita memberi, memeberi disini maksudnya adalah semua yang ada pada kita dan dia sedang membutuhkan kita maka kita akan selalu ada untuknya. Dengan kata lain saling membutuhkan satu sama lain.
Manusia dalam kehidupannya selalu mempunyai rasa cinta, namun rasa cinta ini banyak dari sebagian orang tidak mendalami akan rasa kasih yang ada dalam cinta itu sendiri, karena rasa cinta saja belum cukup kalau belum dibarengi dengan rasa kasih, karena cinta itu sendiri rasa suka terhadap lawan jenis dan rasa ingin memiliki seutuhnya. Apabila rasa cinta tak dibarengi dengan rasa kasih maka akan timbul rasa cinta sesaat. Karena kasih itu sendiri memiliki arti cinta yang mendalam, dalam artian cinta belum pasti kasih, sedangkan kasih sudah pasti cinta. Rasa suka seseorang inilah yang kita rasakan akan memberikan rasa cinta kasih.
Cinta adalah makna yang tersirat dalam hati, sedangkan kasih makna yang tersurat dalam perbuatan, karena kasih lebih memiliki arti rasa belas kasihan dan rasa ingin melindungi. Dengan adanya kasih cintapun semakin sempurna. Karena kata cinta dan kasih tidak bisa dipisahkan. Rasa saling membutuhkan, rasa saling memiliki, dan rasa saling mengasihi. Semuanya ada pada diri manusia yang memiliki rasa cinta dan kasih.
Semuanya dengan adanya rasa cinta dan kasih didalamnya, maka cinta semakin kekal dalam pencitraannya. Cinta pertama di awal dari Adam dan Hawa, kemudian dilanjutkan oleh Rama dan Sinta, dan cinta itu dibawa mati oleh Romeo dan Juliet. Dengan demikian cinta selalu ada awal dan ada akhir. Namun cinta tak akan pernah musnah.

SUMBER : http://lifestyle.kompasiana.com/catatan/2012/04/06/manusia-dan-cinta-kasih/

Jumat, 27 Maret 2015

Manusia dan kebudayaan


Manusia dan kebudayaan sangat tidak mungkin di pisahkan . budaya adalah kebiasaan yang dilakukan oleh turun temurun oleh nenek moyang kita dan di lestarikan sampai sekarang ini . Kebudayaan tiap kelompok / ras itu berbeda – beda . Indonesia sangat kaya dengan budaya – budaya nya . Tetapi kurang perhatian kita terhadap budaya sendiri membuat budaya kita banyak di ambil oleh Negara lain . Sewaktu budaya itu masih menjadi milik kita , kita tidak mempedulikanya . Tetapi , sewaktu budaya tersebut sudah diambil barulah kita mati – matian mempertahankanya .

Pemerintah dan orang yang terlibat di dalamnya harus cepat dalam mengatasi masalah ini . Karena budaya adalah masa lalu leluhur kita yang tidak boleh kita lupakan apalagi kita tinggalkan . Pembuatan UU tentang budaya hanya seprti angina lalu saja . Contoh Hal penting dalam melestarikan budaya adalah mengadakan acara tentang kebudayaan baik di sekolah / lingkungan masyarakat dalam kurun waktu tertentu agar generasi muda ingat dan mempertahankan budaya tersebut . 

Orang tua yang membatasi anak nya juga merupakan masalah . Contoh , anak yang memilih belajar menari dan nyanyi tradisional malah di larang , dan orang tua mengarahkan anaknya kepada profesi yagn lebih ber kelas seperti dokter , pilot , guru dan lain lain . Hal tersebut dapat dimaklumi karena orang tua pasti menginginkan anak nya sukses di masa depan . tetapi , orang tua juga harus sadar kalau passion tiap anak itu berbeda – beda . Walaupun profesinya hanya penyanyi / penari tradisional jika di lakukan dengan sungguh – sungguh jug adapt menjamin masa depan . Banya seniman Indonesia yang di bayar untuk menjadi dosen kebudayaan Indonesia di luar negri . Bahkan kebudayaan Indonesia dijadikan mata kuliah wajib di beberapa kampus di dunia . 
Nb : ini adalah hasil pemikiran saya , jadi kalau ada yang merasa kurang berkenan dengan tulisan ini saya mohon maaf .



Selasa, 13 Januari 2015

etnosentrisme





Defenisi

Sikap etnosentrisme adalah sikap yang menggunakan pandangan dan cara hidup dari sudut pandangnya sebagai tolok ukur untuk menilai kelompok lain.

Apabila tidak dikelola dengan baik, perbedaan budaya dan adat istiadat antarkelompok masyarakat tersebut akan menimbulkan konflik sosial akibat adanya sikap etnosentrisme. Sikap tersebut timbul karena adanya anggapan suatu kelompok masyarakat bahwa mereka memiliki pandangan hidup dan sistem nilai yang berbeda dengan kelompok masyarakat lainnya.

Contoh

Salah satu contoh etnosentrisme di Indonesia adalah perilaku carok dalam masyarakat Madura. Menurut Latief Wiyata, carok adalah tindakan atau upaya pembunuhan yang dilakukan oleh seorang laki-laki apabila harga dirinya merasa terusik. Secara sepintas, konsep carok dianggap sebagai perilaku yang brutal dan tidak masuk akal. Hal itu terjadi apabila konsep carok dinilai dengan pandangan kebudayaan kelompok masyarakat lain yang beranggapan bahwa menyelesaikan masalah dengan menggunakan kekerasan dianggap tidak masuk akal dan tidak manusiawi. Namun, bagi masyarakat Madura, harga diri merupakan konsep yang sakral dan harus selalu dijunjung tinggi dalam masyarakat. Oleh karena itu, terjadi perbedaan penafsiran mengenai masalah carok antara masyarakat Madura dan kelompok masyarakat lainnya karena tidak adanya pemahaman atas konteks sosial budaya terjadinya perilaku carok tersebut dalam masyarakat Madura. Contoh etnosentrisme dalam menilai secara negatif konteks sosial budaya terjadinya perilaku carok dalam masyarakat Madura tersebut telah banyak ditentang oleh para ahli ilmu sosial.

Dampak positif dan negative

Etnosentrisme memiliki dampak positif dan negatif didalam kehidupan sehari-hari di antaranya:
Dampak positif:
a.       Dapat meneguhkan cinta tanah air
b.      Dapat mempertinggi kesetiaan kepada bangsa
c.       Dapat mempertinggi semangat patriotisme
d.      Dapat menjaga keutuhan dan stabilitas budaya

Dampak negatif:
a.       Menghambat hubungan antar bangsa
b.      Menghambat proses assimilasi dan integrasi
c.       Mengurangi bahkan menghilangkan objektifitas ilmu pengetahuan
d.      Merupakan kekuatan terpendam terjadinya konflik

daftar pustaka :


Diskriminasi




 


Definisi

1.menurut Theodorson & Theodorson (1979:115-116)
“perlakuan yang tidak seimbang terhadap perorangan, atau kelompok, berdasarkan sesuatu, biasanya bersifat kategorikal, atau atribut-atribut khas, seperti berdasarkan ras, kesukubangsaan, agama, atau keanggotaan kelas-kelas sosial”

2.kamus besar bahasa Indonesia
                “pembedaan perlakuan thd sesama warga negara (berdasarkan warna kulit, golongan, suku, ekonomi, agama, dsb)”

3.Secara luas
 “setiap pembatasan, pelecehan, atau pengucilan yang langsung ataupun tak langsung didasarkan pada perbedaan manusia atas dasar agama, suku, ras, etnik, kelompok, golongan, status sosial, status ekonomi, jenis kelamin, bahasa, keyakinan politik, yang berakibat pengurangan, penyimpangan atau penghapusan pengakuan, pelaksanaan atau penggunaan HAM dan kebebasan dasar dalam kehidupan baik individual maupun kolektif dalam bidang politik, ekonomi, hukum, sosial, budaya, dan aspek kehidupan sosial lainnya.”

Jenis – jenis

Macam – macam diskriminasi sebagai berikut :

·                     Suku,bangsa, ras dan gender
·                     Agama dan keyakinan
·                     Ideologi dan politik
·                     Adat dan Kesopanan
·                     Kesenjangan ekonomi
·                     Kesenjangan social

Contoh
-          Orang tua yang melahirkan anak yang cacat, kemudian orang tua tersebut memperlakukan anaknya yang cacat tersebut dengan cara yang berbeda dari anaknya yang lain yang tidak mengalami cacat, atau bahkan menitipkannya kepada orang lain karena merasa malu. Padahal bagaimanapun anak tersebut adalah titipan Tuhan, yang harus dipertanggung jawabkan kelak.
-          Saat menjalani kegiatan belajar mengajar di kelas, seorang guru lebih memperhatikan muridnya yang pandai ketimbang murid lainnya yang biasa-biasa saja. Bahkan, ada juga guru yang lebih memperhatikan murid perempuan ketimbang murid laki-laki. Padahal semua murid memiliki hak dan kewajiban yang sama yang harus dipenuhi.
-            kasus diskriminasi di area parkir kendaraan. Terkadang ada saja tukang parkir yang lebih memilih kendaraan-kendaraan yang bagus untuk ia parkirkan, ketimbang kendaraan-kendaraan yang lebih jadul. Memang diskriminasi dapat terjadi dimana saja.

Daftar pustaka